Pendarahan implantasi adalah salah satu dari beberapa gejala kehamilan yang khas sebagai tanda-tanda awal kehamilan. Implantasi biasanya terjadi sekitar 6-14 hari setelah ovulasi dan pembuahan atau bisa dibilang sebagai ciri kehamilan pada minggu pertama.

Pendarahan implantasi mungkin merupakan tanda awal kehamilan yang terjadi pada sekitar 1/3 dari semua wanita yang hamil, jadi memang tidak semua wanita hamil mengalaminya. Telur yang telah dibuahi berjalan menuruni tuba fallopi ke dalam rahim, di mana akan menempel sebagai implan ke dalam lapisan rahim. Ketika hal itu terjadi, jaringan yang terbentuk di sekitar telur yang dikenal sebagai trofoblas, dapat merusak beberapa pembuluh darah ibu di dalam rahim, menghasilkan sejumlah kecil pendarahan pada leher rahim dan turun ke vagina. Mari kita pelajari bagaimana mengenali pendarahan implantasi dapat menjadi sebagai ciri awal untuk beberapa wanita bahwa kehamilan telah dimulai.

Langkah – langkap mengetaui pendarahan implantasi (Implantation Bleeding):

  1. Memperkirakan kapan pendarahan implantasi terjadi. Jenis perdarahan selama kehamilan biasanya terjadi 6 sampai 14 hari setelah pembuahan – mendekati waktu ketika siklus menstruasi berikutnya. Karena pendarahan implantasi mungkin membuat anda bingung dengan siklus menstruasi yang menjadi tidak normal, beberapa wanita terkejut menemukan kehamilan mereka sebulan lebih jauh dari yang mereka perkirakan. Setelah kehamilan dipastikan oleh dokter, dokter dapat menggunakan tes lain untuk menentukan usia kehamilan, terutama jika pendarahan implantasi menjadikan keraguan tentang kapan siklus menstruasi terakhir seharusnya terjadi.
  2. Periksa warna dan banyak sedikitnya perdarahan. Ini akan membantu membedakan antara implantasi kehamilan atau awal dari siklus menstruasi yang biasanya terjadi pada anda. Pendarahan implantasi biasanya tidak menyerupai perdarahan pada periode haid normal.Pendarahan implantasi biasanya terlihat dengan warna merah muda atau kecoklatan. Dan sering warnya lebih gelap dari darah haid karena darah butuh waktu untuk berjalan dari dinding rahim melalui vagina. Jumlah perdarahan relatif sedikit, dan hanya akan bertahan beberapa hari. Bagi beberapa wanita, pendarahan ini mungkin hampir sama dengan darah haid, itulah sebabnya terjadi kebingungan antara 2 hal tersebut. Pada kebanyakan wanita darah haid warnanya lebih merah dan akan menjadi lebih sering dan banyak dalam waktu sehari atau 2 hari.
  3. Perbedaan tingkat rasa sakit saat perdarahan. Pendarahan dari implantasi dapat disertai dengan beberapa kram ringan karena implan telur dan rahim berubah untuk mengakomodasi embrio. Namun, kram dengan pendarahan implantasi biasanya tidak begitu terasa sakit bisa dibandingkan sakit pada awal periode haid yang biasa terjadi pada anda.

Dengan memahami dan mempertimbangkan hal-hal diatas, maka anda bisa memperkirakan apakah perdarahan saat hamil yang sedang anda alami adalah pendarahan karena haid reguler anda ataukan merupakan ciri-ciri pendarahan implantasi atau implantation bleeding sebagai ciri-ciri wanita hamil.